Serunya liburan hemat di Bali, discount hingga 50%
Hotel bintang 5 KAYUMANIS Nusa Dua Private Villa & Spa discount hingga 50%. Yuk...
VIVAlog - Pada kenyataannya, saat merayakan Hari Anak Nasional yang menghadirkan para pejabat atau tokoh-tokoh masyarakat, anak-anak selalu berada pada posisi pasif, yaitu hanya mendengar "wejangan-wejangan" yang seringkali bersifat normatif dan membosankan. Acara anak ini justru menjadi acara untuk menjejali anak-anak secara sepihak dengan berbagai kepentingan orang dewasa.
Seharusnya saat memperingati Hari Anak Nasional, maka anak-anaklah yang harusnya lebih dominan, menjadi subyek yang menyampaikan pandangan, dan para pemangku kepentingan mendengarkan suara-suara anak. Jadi anak-anak mempresentasikan situasi, persoalan dan pandangan, yang dihasilkan dari diskusi di antara mereka terlebih dahulu.